Tegal – MTsN 1 Tegal sukses melaksanakan simulasi Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) MAN Unggulan dan MAN Insan Cendekia (IC) pada Kamis (12/2) yang berlangsung dengan tertib dan lancar. Madrasah ini ditunjuk sebagai salah satu dari 39 titik lokasi (tilok) pelaksanaan SNMB MAN Unggulan dan MAN IC di Provinsi Jawa Tengah.
Pelaksanaan simulasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan teknis maupun nonteknis menjelang seleksi resmi pada tanggal 14-15 Februari. Sejak pagi hari, peserta dari berbagai wilayah Tegal dan sekitarnya telah hadir untuk mengikuti rangkaian uji coba sistem berbasis komputer tersebut.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTsN 1 Tegal, Ali Taufik, menyampaikan bahwa pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan matang demi mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami telah menyiapkan perangkat komputer dan jaringan secara optimal untuk memastikan pelaksanaan simulasi berjalan tanpa kendala. Tim teknis, termasuk proktor dan teknisi, juga sudah kami siagakan untuk melayani peserta yang berasal dari wilayah Tegal dan sekitarnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama, mengingat seleksi dilakukan secara digital dan membutuhkan konektivitas yang stabil. Dengan dukungan sarana yang memadai serta koordinasi internal yang baik, MTsN 1 Tegal berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sebagai tilok resmi SNMB di Jawa Tengah.
Salah satu peserta simulasi, Sheryl, mengaku merasa nyaman selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia datang bersama dua temannya, Hana dan Lauzah, yang merupakan siswa SMP Muhammadiyah 2 Adiwerna.
“Simulasinya berjalan dengan baik. Kami dibantu oleh proktor selama prosesnya, dan pelayanannya juga sudah bagus. Perangkatnya lengkap dan jaringannya stabil, jadi tidak ada kendala berarti,” ungkap Sheryl.
Ia juga mengapresiasi keramahan siswa MTsN 1 Tegal yang menyambut baik para peserta yang ada di lokasi, Sheryl mengaku tertarik untuk mendaftar di MAN Insan Cendekia setelah memperoleh berbagai informasi mengenai kualitas lulusan madrasah tersebut. Menurutnya, banyak alumni MAN IC yang berhasil diterima di perguruan tinggi favorit, bahkan di luar negeri.
“Saya tertarik mendaftar di MAN IC karena banyak lulusannya yang diterima di perguruan tinggi favorit dan juga perguruan tinggi luar negeri. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi saya,” katanya.
Untuk menghadapi seleksi SNMB, ia mengaku telah mempersiapkan diri dengan belajar secara mandiri serta mengikuti bimbingan belajar guna memperkuat pemahaman materi yang diujikan.
Sementara itu, salah satu wali murid yang turut hadir, mengungkapkan ketertarikannya mendaftarkan anaknya ke MAN 2 Kudus sebagai salah satu MAN unggulan di Jawa Tengah, dengan pilihan kedua MAN Kota Malang. Ia datang untuk memastikan kesiapan anaknya mengikuti seleksi.
“Setelah mendapatkan berbagai informasi dan mempertimbangkan sekolah lanjutan untuk anak saya, saya tertarik mendaftarkannya ke MAN 2 Kudus. Itu menjadi pilihan utama, dan pilihan kedua MAN Kota Malang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya berharap sang anak dapat melanjutkan pendidikan di madrasah unggulan yang memiliki sistem boarding atau pondok di sekitar lingkungan madrasah.
Dengan pelaksanaan simulasi yang berjalan lancar, MTsN 1 Tegal kembali menegaskan kesiapannya sebagai salah satu titik lokasi SNMB MAN Unggulan dan MAN IC di Jawa Tengah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang uji coba teknis, tetapi juga sarana membangun kepercayaan peserta dan orang tua terhadap kesiapan penyelenggaraan seleksi secara profesional.