Warta Madrasah

Bukan Sekadar Mengukur Hasil Belajar, Asesmen Sumatif 1 MTsN 1 Tegal Menanamkan Pendidikan Karakter Murid

09 Sep 2026 Administrator

Tegal – MTsN 1 Tegal sukses melaksanakan Asesmen Sumatif 1 Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan memanfaatkan teknologi digital melalui Computer Based Test (CBT) berbasis Android. Pelaksanaan asesmen berlangsung selama delapan hari, mulai 31 Agustus hingga 8 September 2026.


Asesmen dilaksanakan menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh MTsN 1 Tegal. Pengembangan aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menghadirkan pelaksanaan asesmen yang lebih praktis, terarah, dan menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi.

Sebelum mengikuti asesmen, murid terlebih dahulu melakukan persiapan secara mandiri dengan mencetak kartu asesmen. Kartu tersebut dapat dicetak melalui aplikasi dengan memasukkan NISN masing-masing. Kartu menjadi salah satu kelengkapan yang digunakan murid dalam mengikuti rangkaian asesmen.


Pelaksanaan asesmen dibagi menjadi dua sesi setiap hari. Pembagian sesi dilakukan untuk mengatur jumlah murid dalam setiap ruangan agar tidak terlalu padat sehingga pelaksanaan asesmen dapat berlangsung lebih nyaman dan kondusif.

Selama delapan hari pelaksanaan, terdapat 15 mata pelajaran yang diujikan. Sebanyak 37 ruangan digunakan sebagai tempat pelaksanaan asesmen yang tersebar di lingkungan madrasah.


Salah satu pengaturan dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif 1 kali ini adalah sistem penempatan murid di ruangan. Murid melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui sistem yang disediakan, kemudian penempatan ruangan dilakukan berdasarkan hasil pendaftaran tersebut.

Dengan sistem ini, satu ruangan dapat diisi oleh murid dari berbagai kelas yang berbeda, sehingga komposisi peserta dalam ruangan tidak berdasarkan rombongan belajar asal. Sistem tersebut sekaligus mendukung pengelolaan pelaksanaan asesmen agar lebih tertib.

Pembagian sesi juga dibuat bergantian dari hari ke hari. Murid tidak selalu mendapatkan sesi yang sama sehingga perlu memperhatikan jadwal masing-masing dan menyesuaikan waktu persiapan sebelum mengikuti asesmen.


Waka Kurikulum sekaligus pelaksana kegiatan, Ali Taufik, menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen berbasis Android ini merupakan bagian dari pengembangan sistem asesmen madrasah yang terus dilakukan. Pemanfaatan aplikasi diharapkan dapat membuat pelaksanaan asesmen semakin efektif.

Menurutnya, pembagian sesi dan penempatan murid melalui sistem juga menjadi bagian dari pengaturan teknis agar asesmen berjalan lebih nyaman dan tertib. Madrasah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan untuk menemukan bagian-bagian yang masih dapat dikembangkan pada asesmen berikutnya.


Salah satu murid kelas 9, Askana, menyampaikan bahwa pembagian asesmen menjadi dua sesi memberikan pengalaman tersendiri. Ketika mendapatkan sesi pertama, ia merasa perlu mempersiapkan diri lebih awal karena harus datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Menurutnya, pergantian sesi setiap hari juga melatih kedisiplinan murid dalam mengatur waktu. Murid harus mengetahui jadwal mata pelajaran, sesi, dan ruangan masing-masing sehingga tidak terlambat mengikuti asesmen.


Sementara itu, Nur Hidayati, salah satu murid yang mengikuti asesmen, mengaku lebih menyukai sesi pertama karena dapat menyelesaikan asesmen dan pulang lebih cepat. Namun, ia berharap waktu pengerjaan dapat dipertimbangkan kembali karena pada beberapa mata pelajaran waktu yang tersedia dirasakan masih kurang.

Selain itu, keduanya juga berharap aplikasi asesmen terus dikembangkan sehingga semakin aman dan nyaman digunakan. Pengembangan sistem diharapkan dapat meminimalkan kendala selama pelaksanaan sekaligus memberikan pengalaman asesmen digital yang lebih baik.


Pelaksanaan Asesmen Sumatif 1 berbasis Android ini menjadi salah satu bentuk upaya MTsN 1 Tegal dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses evaluasi pembelajaran. Dengan sistem yang terus dikembangkan berdasarkan kebutuhan madrasah dan pengalaman pengguna, asesmen diharapkan semakin efektif, tertib, aman, nyaman, serta mampu melatih kemandirian dan kedisiplinan murid.