Warta Madrasah

Maulid Nabi di MTsN 1 Tegal, KH. Irfan Fadhil Ajak Murid Buktikan Cinta Rasul dengan meneladani Rasulullah SAW

22 Aug 2026 Administrator

Tegal – MTsN 1 Tegal menggelar kegiatan Pendidikan Karakter dan Akhlak Mulia melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (22/8). Kegiatan yang berlangsung di Indoor Madrasah tersebut diikuti oleh murid dan guru MTsN 1 Tegal dengan penuh khidmat.

Peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu bagian dari pendidikan karakter di madrasah. Melalui momentum tersebut, murid diajak mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, serta menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan menghadirkan KH. Irfan Fadhil, Pengasuh Pondok Pesantren Mahadut Tholabah, sebagai pembicara. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak murid untuk menghayati keutamaan detik-detik kelahiran dan pengutusan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul bagi seluruh alam.

Dengan mengutip bait dalam Maulid Diba', KH. Irfan Fadhil menggambarkan suasana penuh kegembiraan menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kabar kelahiran Rasulullah disambut dengan kegembiraan oleh seluruh makhluk, hingga digambarkan Arsy berguncang karena bahagia, langit dipenuhi cahaya, dan para malaikat bergemuruh membaca tahlil, tahmid, serta istighfar.


Ia kemudian menjelaskan makna ungkapan “Basyarun laka al-basyari”, bahwa Nabi Muhammad SAW memang seorang manusia, tetapi bukan manusia biasa. Untuk memberikan gambaran kepada murid, beliau mengibaratkan manusia biasa seperti kerikil, sedangkan Nabi Muhammad SAW seperti emas. Meskipun kerikil jumlahnya banyak, emas yang jumlahnya sedikit tetap memiliki kemuliaan dan nilai yang berbeda.

Menurutnya, kemuliaan Nabi Muhammad SAW bukan hanya karena beliau adalah manusia pilihan, tetapi juga karena kedudukan dan tugas kerasulan yang diberikan Allah SWT. Karena itu, umat Islam memiliki kewajiban untuk mengenal, mencintai, dan mengikuti keteladanan Rasulullah SAW.


KH. Irfan Fadhil juga mengajak murid untuk memahami tujuan diutusnya Nabi Muhammad SAW melalui bait Aqidatul Awam yang familiar di kalangan santri:

“Nabiyyuna Muhammadun qad ursila, lil-'alamina rahmatan wa fudhdhila.”

Bait tersebut menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Keteladanan beliau tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga mencakup akhlak, kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, serta cara berinteraksi dengan sesama.


Ia mendorong seluruh murid untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi perlu dibuktikan dengan meneladani akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Murid diajak untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam belajar, menghormati guru dan orang tua, menjaga hubungan dengan teman, serta membiasakan diri melakukan kebaikan.


Peringatan Maulid Nabi di MTsN 1 Tegal tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter dan membangun kebiasaan baik dalam kehidupan murid.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat hingga ditutup dengan doa. Melalui peringatan tersebut, MTsN 1 Tegal terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membentuk murid yang berakhlak mulia, mencintai Rasulullah SAW, dan mampu menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.