Warta Madrasah

Tiga Dekade Mengabdi, Dua Guru MTsN 1 Tegal Resmi Menutup Perjalanan Pengabdian

22 Aug 2026 Administrator

Tegal – MTsN 1 Tegal menggelar acara pelepasan dua guru purna tugas pada Sabtu (22/8) di Indoor Madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi kedua guru yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di MTsN 1 Tegal.

Dua guru yang memasuki masa purna tugas tersebut adalah H. Ainurofiq, guru mata pelajaran IPA yang telah mengabdi selama 30 tahun, serta Hj. Sri Suprihati, guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang telah bertugas di MTsN 1 Tegal sejak 1993 atau selama kurang lebih 33 tahun.


Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Tegal menyampaikan bahwa perjalanan pengabdian dapat dicontoh keteladanan, kedisiplinan, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid maupun guru yang masih melanjutkan pengabdian.


Kepala madrasah juga menyampaikan pesan kepada murid agar mampu menjadi pribadi yang senantiasa menuliskan dan meninggalkan kebaikan.

“Jadilah pena yang menulis kebaikan, jangan menjadi penghapus yang menghilangkan kebaikan.”

Pesan tersebut menjadi refleksi agar setiap murid mampu memberikan manfaat melalui sikap, prestasi, dan perilaku positif di mana pun berada.


Dalam kesempatan tersebut, H. Ainurofiq menyampaikan pesan kepada murid berdasarkan pengalaman panjangnya selama mengabdi sebagai guru IPA di MTsN 1 Tegal.

Ia mengingatkan murid untuk memiliki perencanaan dalam menjalani pendidikan. Menurutnya, kekecewaan tidak dapat diobati dengan mudah sehingga setiap murid perlu mempersiapkan diri dengan baik agar tidak menyesal di kemudian hari.


Ia berpesan agar murid fokus belajar, meluruskan niat, dan bekerja keras. Dengan ketiga hal tersebut, cita-cita yang diinginkan akan lebih mudah diraih.

Pesan juga disampaikannya kepada rekan-rekan guru agar tetap semangat melanjutkan perjuangan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan pengabdian masih panjang dan perlu dijalani dengan penuh rasa syukur.


Momen menarik ketika H. Ainurofiq menyampaikan bahwa di antara murid yang pernah dididiknya, kini ada yang telah menjadi rekan kerja sebagai guru di MTsN 1 Tegal. Ia meminta agar hubungan baik dan doa tetap terjaga setelah dirinya memasuki masa purna tugas.

Ia juga menyampaikan permintaan sederhana kepada seluruh warga madrasah, yakni hadiah Al-Fatihah dan doa untuk kesehatan serta kebaikan di masa mendatang.


Sementara itu, Hj. Sri Suprihati, guru BK MTsN 1 Tegal, mengakhiri masa pengabdiannya setelah mulai bertugas di madrasah tersebut sejak tahun 1993, sehingga tercatat beliau mengabdi selama 33 tahun.

Menutup sambutannya, Hj. Sri Suprihati menyampaikan pantun:

“Jalan-jalan ke Boyolali, Jangan lupa membeli susu sapi.

Sudah saatnya saya undur diri, Mohon maaf untuk kembali.”

Pantun tersebut disambut dengan suasana haru sekaligus hangat oleh seluruh peserta yang hadir.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada kedua guru purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas di MTsN 1 Tegal, di antaranya dari madrasah, IBS MTsN 1 Tegal, MGMP, Koperasi Ta'lim MTsN 1 Tegal, PGRI MTsN 1 Tegal, serta berbagai unsur lainnya.


Pelepasan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang dua sosok pendidik yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pemikiran bagi perkembangan MTsN 1 Tegal. Masa purna tugas bukan menjadi akhir dari hubungan, melainkan menjadi awal dari fase baru untuk terus menjaga silaturahmi dan meninggalkan keteladanan bagi generasi yang telah mereka didik.


Terima kasih atas pengabdian, keteladanan, dan dedikasi selama puluhan tahun. Selamat memasuki masa purna tugas, semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan bersama keluarga.