Tegal – Keluarga besar Islamic Boarding School (IBS) MTsN 1 Tegal menunjukkan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti. Bantuan kemanusiaan disalurkan secara langsung pada Kamis (23/7) di lingkungan Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pengasuh IBS Putri MTsN 1 Tegal, Ustadzah Indah Parawangsa, dan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti, Hj Dianah Mastuti. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan sebagai wujud solidaritas antarlembaga pendidikan Islam.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar IBS MTsN 1 Tegal kepada Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti yang sedang berupaya bangkit dan melakukan pemulihan setelah mengalami musibah kebakaran. Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk meringankan beban yang dihadapi sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga besar pondok pesantren.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat ukhuwah Islamiyah yang selama ini terjalin di antara lembaga-lembaga pendidikan Islam. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Tegal ingin menghadirkan kepedulian yang diwujudkan dalam aksi nyata ketika saudara sesama lembaga pendidikan mengalami musibah.
Penyerahan bantuan dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna. Selain menjadi bentuk bantuan kemanusiaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara MTsN 1 Tegal dengan Pondok Pesantren As Saifi Pancasila Sakti. Kedua lembaga memiliki komitmen yang sama dalam membangun generasi yang berakhlak mulia, sehingga hubungan baik yang telah terjalin diharapkan semakin kuat melalui semangat saling mendukung dan saling menguatkan.
Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pondok pesantren dalam proses pemulihan pasca kebakaran sehingga aktivitas di lingkungan pesantren dapat kembali berjalan secara bertahap.
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Tegal kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu nilai yang terus dibangun sehingga hubungan antarlembaga pendidikan tidak hanya terjalin dalam kegiatan akademik, tetapi juga melalui kebersamaan dalam menghadapi berbagai kondisi dan tantangan.
Semangat gotong royong, kepedulian, dan ukhuwah yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk saling membantu serta menguatkan ketika terjadi musibah, sehingga nilai-nilai kebersamaan dapat terus terpelihara di tengah masyarakat.