Tegal – MTsN 1 Tegal kembali menggelar kegiatan pembinaan karakter melalui program Jumat Kliwon yang dilaksanakan pada Jumat (17/7). Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bagian dari pembiasaan religius yang menjadi budaya madrasah.
Kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah yang diikuti seluruh civitas akademika MTsN 1 Tegal. Setelah itu, peserta melanjutkan pembacaan Nazhom Asmaul Husna, doa sebelum pembelajaran, serta tahlil yang dipimpin oleh H. Abdul Haris.
Suasana religius semakin terasa ketika kegiatan Jumat Literasi diisi dengan ngaji bareng bersama KH. Irfan Fadil, Pengasuh Pondok Pesantren Mahadut Tholabah.
Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menanamkan semangat belajar sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan.
Di hadapan ratusan peserta, KH. Irfan Fadil menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban yang sangat penting bagi setiap muslim. Beliau menjelaskan bahwa dalam hadis Rasulullah SAW terdapat lafaz "faridhatun" pada sabda "Thalabul 'ilmi faridhatun 'ala kulli muslim" yang memiliki makna mendalam mengenai kewajiban menuntut ilmu.
"Menuntut ilmu adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Dengan ilmu, seseorang dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah dalam menjalankan ajaran agama maupun kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Beliau juga menerangkan bahwa kedudukan orang yang berilmu tentu berbeda dengan orang yang tidak memiliki ilmu. Ilmu menjadi penuntun agar setiap ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat.
Sebagai contoh, beliau menjelaskan masih banyak kesalahan yang terjadi dalam praktik ibadah sehari-hari. Salah satunya adalah mengenai niat berwudhu yang harus dilakukan ketika mulai membasuh wajah. Demikian pula pada salat, niat dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram, yaitu saat mengucapkan Allahu Akbar.
Menurutnya, pemahaman terhadap tata cara ibadah yang benar hanya dapat diperoleh melalui proses belajar kepada para guru yang memiliki kompetensi keilmuan.
Dalam penyampaiannya, KH. Irfan Fadil juga mengutip salah satu bait dari kitab Matan Az-Zubad karya Syekh Ibnu Ruslan: Wa kullu man bighairi 'ilmin ya'malu, A'maluhu mardudatun la tuqbalu, yang berarti
"Setiap orang yang beramal tanpa didasari ilmu, maka amalnya tertolak dan tidak diterima."
Beliau menjelaskan bahwa bait tersebut mengandung pesan penting bahwa ilmu merupakan landasan utama dalam setiap amal ibadah. Amal yang dilakukan tanpa pemahaman yang benar berpotensi tidak sesuai dengan tuntunan syariat sehingga tidak mencapai kesempurnaan sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.
Melalui kegiatan Jumat Kliwon ini, MTsN 1 Tegal terus berupaya membangun budaya religius di lingkungan madrasah. Selain membiasakan ibadah berjamaah, pembacaan tahlil, dan doa bersama, kegiatan ini juga menjadi media bagi peserta didik untuk menambah wawasan keislaman langsung dari para ulama dan tokoh agama.