Warta Madrasah

Skill Up English and Tahfidz serta Matrikulasi Matematika dan BTQ Warnai Kegiatan Pasca-ASAT di MTs Negeri 1 Tegal

12 Jun 2026 Administrator

Tegal – MTs Negeri 1 Tegal menyelenggarakan kegiatan Skill Up English and Tahfidz serta Matrikulasi Matematika dan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) bagi peserta didik kelas VII pada tanggal 8–10 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan Class Meeting setelah peserta didik menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.


Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengisi waktu pasca-ASAT dengan aktivitas yang edukatif, produktif, dan menyenangkan. Selain itu, program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dasar peserta didik dalam bidang bahasa Inggris, tahfidz Al-Qur'an, matematika, dan baca tulis Al-Qur'an sebagai bekal penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran di madrasah.


Pada program Skill Up English and Tahfidz, peserta didik mendapatkan penguatan keterampilan berbahasa Inggris melalui berbagai aktivitas komunikatif, praktik percakapan, permainan edukatif, serta pembiasaan penggunaan kosakata dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, kegiatan tahfidz difokuskan pada penguatan hafalan Al-Qur'an, perbaikan kualitas bacaan, dan peningkatan motivasi peserta didik dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an.

Sementara itu, kegiatan Matrikulasi Matematika dan BTQ memberikan penguatan konsep-konsep dasar matematika yang menjadi fondasi pembelajaran pada jenjang berikutnya. Pada sesi BTQ, peserta didik dibimbing untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh tutor dari guru-guru MTs Negeri 1 Tegal yang memberikan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi secara langsung kepada peserta didik. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, serta berkolaborasi dengan Ketua Program Unggulan MTs Negeri 1 Tegal. Seluruh program dilaksanakan di bawah arahan Kepala Madrasah guna memastikan setiap kegiatan berjalan dengan baik, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, baik dalam aspek penguatan akademik maupun pengembangan karakter peserta didik.


Pelaksanaan kegiatan selama tiga hari menunjukkan hasil yang positif. Peserta didik mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan disiplin. Kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik mengalami peningkatan, terutama dalam penguasaan kosakata dan keberanian berkomunikasi sederhana. Pada bidang tahfidz, peserta didik menunjukkan perkembangan dalam kelancaran hafalan dan kualitas bacaan Al-Qur'an.

Selain itu, kegiatan matrikulasi matematika membantu peserta didik mereview kembali materi-materi dasar yang telah dipelajari sehingga pemahaman konsep menjadi lebih kuat. Pada aspek BTQ, peserta didik menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan lebih baik serta memahami kaidah-kaidah dasar penulisan huruf hijaiyah.


Berdasarkan hasil pengamatan tutor dan koordinator kegiatan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan mendapat respons positif dari peserta didik. Tingkat kehadiran dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung cukup tinggi, sehingga tujuan program secara umum dapat tercapai dengan baik.

Namun demikian, untuk mencapai target yang lebih optimal pada setiap kegiatan, diperlukan alokasi waktu yang lebih panjang dan pendampingan yang lebih intensif. Materi pada program Skill Up English, Tahfidz, Matrikulasi Matematika, maupun BTQ membutuhkan proses pembiasaan dan latihan berkelanjutan agar kompetensi peserta didik dapat berkembang secara maksimal.

Oleh karena itu, hasil evaluasi merekomendasikan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih berkesinambungan dan terintegrasi dalam program pembelajaran madrasah. Dengan waktu yang lebih memadai, peserta didik akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperdalam pemahaman materi, meningkatkan keterampilan praktik, serta mencapai target pembelajaran yang telah ditetapkan secara lebih optimal.