Tegal – Salah satu rangkaian yang menarik perhatian dalam kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 MTsN 1 Tegal adalah sesi testimoni hafalan Juz 30 yang dilaksanakan setelah prosesi pengalungan samir oleh wali kelas. Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian capaian program madrasah sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan keagamaan yang telah dilaksanakan selama tiga tahun.
Testimoni hafalan tersebut dipandu oleh guru tahfidz MTsN 1 Tegal, Ustadz Milyunnur dan Ustadzah Uli Fitrotun Najibah. Dalam pelaksanaannya, para tamu undangan dipersilakan untuk menguji hafalan siswa secara langsung dengan metode sambung ayat maupun menunjuk surat tertentu kepada siswa yang berada di atas panggung.
Suasana menjadi semakin hidup ketika para tamu undangan antusias mengajukan pertanyaan kepada para siswa. Salah satu wali murid, Fasikhatul Janah, turut berpartisipasi dengan membacakan potongan ayat Al-Qur'an kepada Faras A., siswa kelas IX IBS 1. Dengan penuh percaya diri, Faras mampu melanjutkan ayat yang dibacakan dan menjawab tantangan tersebut dengan lancar sehingga mendapat tepuk tangan dari hadirin. Momen menarik lainnya terjadi ketika salah satu tamu undangan memberikan apresiasi berupa uang tunai kepada siswa yang berhasil menjawab sambung ayat dengan tepat, hal tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebanggaan.
Hafalan Juz 30 sendiri merupakan salah satu target lulusan madrasah yang dicapai secara bertahap dan berjenjang mulai dari kelas VII hingga kelas IX. Setiap tahun siswa diberikan target hafalan tertentu yang dibina dan dievaluasi secara berkala. Selain itu capaian membanggakan kelas unggulan tahfidz yang ditargetkan selama tiga tahun adalah 6 juz, namun ada siswa yang berhasil melampaui target tersebut dengan capaian 13 juz, 10 juz, dan 9 juz.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Tegal, Ahmad Zahid, menyampaikan berbagai capaian membanggakan yang berhasil diraih siswa kelas IX selama tahun ajaran 2025/2026.
Ia menyampaikan bahwa dari sisi akademik, MTsN 1 Tegal berhasil meraih peringkat ketiga rata-rata tertinggi hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) madrasah tingkat Kabupaten Tegal.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Zahid juga memberikan pesan kepada seluruh siswa kelas IX untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia mengutip salah satu nasihat Imam Al-Ghazali tentang kehidupan.
"Sesuatu yang dekat adalah kematian, sesuatu yang jauh adalah masa lalu, sesuatu yang besar adalah hawa nafsu, dan sesuatu yang ringan adalah meninggalkan shalat," pesannya kepada para lulusan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para siswa tidak terlarut dalam kesenangan dunia semata, kecuali kesenangan yang menambah ilmu pengetahuan dan amal saleh. Ia juga memohon maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam membimbing dan mendidik para siswa.
"Jagalah akhlak, hormatilah orang tua, dan khidmatlah kepada mereka dengan ilmu yang telah kalian peroleh selama belajar di madrasah ini," tuturnya.
Melalui sesi testimoni hafalan Juz 30 tersebut, MTsN 1 Tegal tidak hanya menunjukkan keberhasilan program pendidikan agama yang dijalankan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter, serta cinta Al-Qur'an.