Ramadan di Islamic Boarding School MTs Negeri 1 Tegal tampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kalo biasanya Ramadan banyak digunakan ngaji pasaran tetapi kali ini untuk penguatan Bahasa Inggris para santri dalam percakapan kegiatan sehari-hari, tanpa mengurangi kegiatan penguatan karakter, sebelum KBM, seperti sholat dhuha barjamaah dilanjut doa dan tadarrus Al Quran yang diawali dengan bacaan Asmaul Husna. Adapun untuk mengakhiri KBM, dilaksanakan sholat dhuhur berjamaah dan kultum yang disampaikan olah anak.
Kebijakan ini diambil melalui hasil musyawarah antara Direktur Program Unggulan Islamic Boarding School, Nur Fuad, S.Ag., M.Si., dengan Kepala MTs Negeri 1 Tegal, H. Ahmad Zahid, M.Ed. Musyawarah tersebut menitikberatkan pada pentingnya penguatan kompetensi bahasa asing sebagai bekal santri menghadapi tantangan global, tanpa mengurangi nilai-nilai religius yang menjadi ciri khas madrasah.
Sebelumnya, para pengasuh Islamic Boarding School (IBS) dan tenaga pengajar MTs Negeri 1 Tegal, khususnya bidang Bahasa Inggris, telah mengikuti workshop bertajuk Skill Up Teacher On The Job & Hands On Training Islamic Boarding School & Full Day School MTs Negeri 1 Tegal yang dilaksanakan pada 6–8 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam menerapkan metode pembelajaran komunikatif dan interaktif.
Workshop tersebut diikuti oleh para pengasuh IBS, yaitu M. Maptuh Ihsan, S.Pd., Muhammad Abdul Ramadhoni, S.Ag., Umami Nur Indah Parawangsa, S.Pd., Arikhatun Astriyani, S.Pd., Mahfudoh Mas’udah, S.Kom., Zidny Afnika Maula, S.Ag., Mahfud Ghani Al Fauzi, S.Ag., serta Fatkhur Rizqi A.F., S.Ag. Sementara itu, guru Bahasa Inggris yang terlibat antara lain Yulia Anugrah Wati, S.Pd., Uli Fitrotunnajibah, S.S., Hajah Mujayanah, S.Pd., dan Muhammad Ghulam Robbani, S.Pd.
Selama tiga hari pelatihan, para guru dan pengasuh mendapatkan pembekalan materi terkait strategi pembelajaran berbasis komunikasi (communicative approach), teknik membangun kepercayaan diri siswa, serta penyusunan proyek pembelajaran kreatif. Bekal tersebut kemudian diterapkan dalam program English Booster Academy yang dilaksanakan selama bulan Ramadan 2026.
Dalam pelaksanaannya, para pengasuh IBS mengajar pada kelas pagi serta menambah kelas malam khusus untuk kelas unggulan Islamic Boarding School (kelas 7, 8, dan 9). Sementara itu, guru Bahasa Inggris MTs Negeri 1 Tegal mengajar secara intensif pada pagi hari di kelas Full Day School (FDS) untuk jenjang yang sama.
Program ini berlangsung selama 20 hari efektif pembelajaran. Setiap hari, siswa mendapatkan materi Bahasa Inggris secara berkelanjutan dengan fokus utama pada conversation. Artinya, siswa dituntut aktif berbicara dan mempraktikkan bahasa dalam situasi nyata, bukan sekadar mempelajari teori.
Di lingkungan IBS, setiap malam dilaksanakan language hour pada pukul 20.30–21.30 WIB setelah salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan kelas malam Bahasa Inggris yang dipusatkan di Indoor MTs Negeri 1 Tegal sebagai tindak lanjut materi yang telah disampaikan pada pagi hari.
Pada sesi tersebut, siswa melakukan percakapan dengan teman sebaya didampingi para tutor. Suasana belajar berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa terlihat antusias dan bahagia mengikuti program ini sehingga Ramadan terasa lebih bermakna, produktif, dan menyenangkan. Selain itu, pembelajaran juga dilengkapi dengan proyek kreatif seperti pembuatan karya berbasis bahasa, penampilan dialog, hingga presentasi sederhana dalam Bahasa Inggris.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 siswa kelas unggulan IBS dan FDS. Melalui program English Booster Academy, diharapkan siswa semakin aktif, percaya diri, dan memiliki keberanian berbicara dalam Bahasa Inggris di lingkungan madrasah maupun kehidupan sehari-hari.
Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi program unggulan IBS di bidang penguatan bahasa asing, serta mempertegas komitmen MTs Negeri 1 Tegal dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif, religius, dan berdaya saing global.